Bram,nama teman saya.Dia seorang teman lama dari zaman kuliah.Kalau di itung-itung kira-kira kita temenan udah hampir 10 tahunan.Lumayanlah!Bram ini sebenarnya lebih tua dari saya kita beda 2 tingkat.Sejujurnya saya dulu pernah suka sama dia,hihihi (ini rahasia kita aja).Tapi saya ditolak mentah-mentah.Hiks..alasannya sederhana,saya bukan tipenya.Yah alasan kliselah kalau pria udah gak suka sama wanita.Sejak itu,tepatnya sejak saya ditolak,kita malah jadi temenan lebih akrab.Saya malah ngerasa lebih nyaman karena sekarang saya lebih bebas untuk sharing sama dia.Bram selalu jadi bagian dari hidup saya,kita kemana-mana terus berdua,sampai-sampai semua orang berpikir kita pacaran.Bah....najis tralala saya pacaran sama dia.Hanya karena dulu saya pernah suka sama dia bukan berarti saya masih mau jadi pacarnya.
Tapi di saat-saat seperti ini,saya pasti sangat membutuhkan dia.Terutama kalo keluarga saya udah mulai kasak-kusuk soal perkawinan.Hello?Mencari jodohkan tidak segampang mencari makanan.Saat kita lapar tinggal pergi ke toko serba ada, dan sebentar saja, ia sudah bisa dimakan. Like it!
Dan itulah, seandainya jodoh ada dijual di toserba, saya pasti sudah menikah sekarang. Kenapa? KArena begitu banyak pilihan disana, ada yang klasik, instant, pedas, tawar, berperisa, dingin, netral. Semua ada, tinggal menyesuaikan dengan kantong, size yang diinginkan serta selera.
" Toserba? Bram melihat saya
"Iya"
"cocok kamu rasa nyamain jodoh dengan toserba?"
"Bukan nyamain...cuma berharap maunya jodoh tu ada di toserba, jadi aku gak susah nyarinya.."saya manyun. Bram tersenyum
"Enaknya, kalau gitu, pasti aku udah duluan ketemu jodoh"
"Hehehe" saya cengengesan
"Ngarep bolehlah.."
"Iya..asal masuk akal"
hehehe, kembali saya cengengesan
"Kalau bener ada jodoh di Toserba, kamu mau yang gimana?"saya melihat Bram. Hihihi...jadwalnya ngaco niy.., pikir saya
"Hmmmmm, pengen yang kayak mi instan"
"He?"
"iya, soalnya mi instan itu enak dinikmati kapan aja, penggunaannya juga praktis dan nggak banyak neko-neko. Bisa diolah semau kita, lagi"
"Tapi rambutnya keriting"
"Kan bisa di rebonding.."
Bram melihat saya....seketika tawanya lepas
" Kalau kamu?" tanya saya balik
"Pengen jodoh yang bisa menyegarkan hati, saat sedang susah maupun senang, bisa menjadi oase saatsedang haus.."
"Air mineral tuh" celutuk saya
"Iya..gak cuma ada di toserba, di warung pinggir jalan pun ada"
"Jodoh atau jodoh? Masa nyari di pinggir jalan?"
Brammengelus rambut saya.
"Kamu yang mulai melantur, masa jodoh ada di toserba.."
Saya melihat Bram. I'm totally need a mineral water
"Aku mau ke toserba depan, mau ikut gak?"tanya saya
"Mau nyari apa?"
"Nyari jodoh.."
"Jodoh aku atau kamu?"
"Maunya aku, jodohku kamu...."
Bram mengernyitkan dahi. Saya terkekeh. Meninggalkan Bram di teras rumahnya. Masih pukul 4 sore,tapi cuaca begitu panas. Sebotol air mineral akan melegakan dahaga saya. Oase di tengah gurun.
Tapi di saat-saat seperti ini,saya pasti sangat membutuhkan dia.Terutama kalo keluarga saya udah mulai kasak-kusuk soal perkawinan.Hello?Mencari jodohkan tidak segampang mencari makanan.Saat kita lapar tinggal pergi ke toko serba ada, dan sebentar saja, ia sudah bisa dimakan. Like it!
Dan itulah, seandainya jodoh ada dijual di toserba, saya pasti sudah menikah sekarang. Kenapa? KArena begitu banyak pilihan disana, ada yang klasik, instant, pedas, tawar, berperisa, dingin, netral. Semua ada, tinggal menyesuaikan dengan kantong, size yang diinginkan serta selera.
" Toserba? Bram melihat saya
"Iya"
"cocok kamu rasa nyamain jodoh dengan toserba?"
"Bukan nyamain...cuma berharap maunya jodoh tu ada di toserba, jadi aku gak susah nyarinya.."saya manyun. Bram tersenyum
"Enaknya, kalau gitu, pasti aku udah duluan ketemu jodoh"
"Hehehe" saya cengengesan
"Ngarep bolehlah.."
"Iya..asal masuk akal"
hehehe, kembali saya cengengesan
"Kalau bener ada jodoh di Toserba, kamu mau yang gimana?"saya melihat Bram. Hihihi...jadwalnya ngaco niy.., pikir saya
"Hmmmmm, pengen yang kayak mi instan"
"He?"
"iya, soalnya mi instan itu enak dinikmati kapan aja, penggunaannya juga praktis dan nggak banyak neko-neko. Bisa diolah semau kita, lagi"
"Tapi rambutnya keriting"
"Kan bisa di rebonding.."
Bram melihat saya....seketika tawanya lepas
" Kalau kamu?" tanya saya balik
"Pengen jodoh yang bisa menyegarkan hati, saat sedang susah maupun senang, bisa menjadi oase saatsedang haus.."
"Air mineral tuh" celutuk saya
"Iya..gak cuma ada di toserba, di warung pinggir jalan pun ada"
"Jodoh atau jodoh? Masa nyari di pinggir jalan?"
Brammengelus rambut saya.
"Kamu yang mulai melantur, masa jodoh ada di toserba.."
Saya melihat Bram. I'm totally need a mineral water
"Aku mau ke toserba depan, mau ikut gak?"tanya saya
"Mau nyari apa?"
"Nyari jodoh.."
"Jodoh aku atau kamu?"
"Maunya aku, jodohku kamu...."
Bram mengernyitkan dahi. Saya terkekeh. Meninggalkan Bram di teras rumahnya. Masih pukul 4 sore,tapi cuaca begitu panas. Sebotol air mineral akan melegakan dahaga saya. Oase di tengah gurun.
Komentar
Posting Komentar